Teh putih adalah daun teh yang belum diawetkan dan di oksidasi. Seperti teh
hijau, teh oolong dan teh hitam, teh putih berasal dari tanaman Camellia
sinensis.
Camellia sinensis adalah tanaman teh, spesies tanaman yang daun dan
pucuk daunnya digunakan untuk membuat teh. Tumbuhan ini termasuk genus
Camellia (Hanzi tradisional: bahasa Tionghoa: 茶花; Pinyin: Cháhuā),
suatu genus tumbuhan berbunga dari famili Theaceae. Teh putih, teh
hijau, oolong dan teh hitam
semuanya didapat dari spesies ini, namun diproses secara berbeda untuk
memperoleh tingkat oksidasi yang berbeda. Kukicha (teh ranting) juga
dipanen dari Camellia sinensis, namun tidak memakai daun melainkan
ranting.
Teh putih lebih banyak diambil dari bunga dan daun teh yang masih muda,
yang mana kandungan kafeina atau yang lebih populer dengan sebutan
kafein lebih rendah dibandingkan daun yang lebih tua, dan dapat
disimpulkan bahwa teh putih mengandung lebih sedikit kafeina
dibandingkan dengan teh hijau.
Beberapa Manfaat Teh Putih / White Tea
Mencegah Obesitas (kelebihan berat badan)
Seorang ahli nutrisi asal Jerman, Marc Winnefeld berserta koleganya
melakukan penelitian terhadap efek biologis dari ekstrak teh putih.
Lantas mereka mengembangkan jaringan lemak di laboratorium. Jaringan
lemak tersebut diberikan ekstrak teh putih dan hasilnya, jaringan lemak
tersebut berangsur menyusut. Penelitian sebelumnya juga membuktikan,
khasiat teh putih lebih baik daripada jenis teh yang lain karena mampu
mengaktifkan sel manusia yang bertanggung jawab terhadap kegemukan.
Anti-Virus dan Anti-Bakteri
Studi yang dilakukan di Universitas Pace telah menunjukkan bahwa ekstrak
teh putih mungkin memiliki aplikasi profilaksis yang dapat membantu
menghambat pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi aureus,
infeksi Steptococcus, Pneumonia dan Karies Gigi. Itu juga menemukan
bahwa Teh Putih lebih efektif daripada Teh Hijau untuk menonaktifkan
virus bakteri serta memiliki efek anti-virus pada virus patogenik
manusia.
Anti-jamur Efek
Ada studi yang telah dilakukan yang menunjukkan bahwa hal ini memiliki
efek anti-jamur pada Penicillium chrysogenum dan Saccharomyces
Cerervisiae. Ditemukan bahwa di dalam Teh Putih ekstrak sama sekali
tidak aktif.
Kanker Kulit dan Perlindungan Kerusakan kulit
Para ilmuwan telah menemukan bahwa ekstrak teh putih dapat melindungi
pemusnahan sel Langerhans. Teh putih juga bermanfaat untuk mencegah
penuaan dini.
Tekanan Darah rendah
Studi menunjukkan bahwa White Tea dapat mengencerkan darah dan
memperbaiki fungsi artery. Membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan
menjaganya tetap sehat. Manfaat White Tea yang membuat pembuluh darah
tetap kuat dan sehat menjaga kita dari serangan stroke yang mematikan.
____________________
Sumber : http://e-jurnalpendidikan.blogspot.com/2012/01/artikel-kesehatan-teh-putih-dan.html

















0 komentar:
Posting Komentar